Fellaini Sempat Menangis Saat Pemecatan Moyes | Prediksi Skor Bola | Agen Resmi SBOBET | Live Casino Tangkas
X Poker Online Terpercaya hotbet888.net

Fellaini Sempat Menangis Saat Pemecatan Moyes

Berita Bola Terkini – Sosok pelatih bernama David Moyes menjadi salah satu pelatih yang sangat dekat sekali dengan karir seorang pemain bernama Maroune Fellaini. Maka sama sekali tidak terasa heran jika saja sang pemain itu merasa begitu sedih pada saat sang pelatih itu mengalami pemecatan pada saat menangani kubu klub Manchester United.

Fellaini-largeFellaini sendiri mulai bekerja bersama sosok pelatih yang berasal dari negara Skotlandia itu pada saat bergabung dengan kubu klub Everton pada musim 2008 silam. Pemain yang begitu identik dengan rambut keribonya itu pun kemudian mampu menjadi pemain andalan Moyes di lini tengah kubu klub Everton kala itu.

Pada saat Moyes di tunjuk untuk menangani kubu klub Manchester United pada bursa transfer musim panas tahun 2013 silam, Fellaini juga memutuskan untuk mengikuti jejak sang pelatih yang bergabung dengan Setan Merah. Fellaini sendiri di datangkan oleh The Red Devils pada hari terakhir bursa transfer musim panas beberapa musim silam.

Akan tetapi tidak mencapai selama satu musim menangani kubu klub yang bermarkas di Old Trafford, Moyes mengalami pemecatan menyusul dengan serangkaian hasil buruk yang didapatkan oleh United kala itu. Pelatih tersebut itu pun di depak oleh pihak manajemen United tepatnya pada bulan April silam setelah United menelan kekalahan dari kubu klub Everton saat itu.

Fellaini sendiri mengakui kalau dirinya merasa begitu sedih sekali pada saat mengetahui Moyes di berhentikan sebagai pelatih United. Pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut itu menyebutkan kalau sosok Moyes itu banyak sekali berperan besar terhadap karir sepakbolanya.

Pemain yang pada saat ini berusia 27 tahun itu mengungkapkan bahwa pada saat pelatih itu pergi maka saya merasa begitu sedih sekali. kami ini sudah mendengar mengenai masalah itu dari radio dan TV. Itu setelah menelan kekalahan dari kubu klub Everton.

Pemain yang berasal dari negara Belgia itu mengungkapkan juga kalau dirnya sama sekali tidak tahu apakah itu memang benar atau tidak. Kemudian saya ke esokan harinya berada di kantin pusat latihan dan kemudian saya melihatnya di dalam setelan jas, bukan menggunakan baju latihan seperti biasanya. Saya bilang kepada diri saya sendiri apakah ini akhirnya.

Itu begitu aneh sekali untuk saya. Setelah saya selesai makan dia kemudian memanggil saya keruangannya dan dia kemudian menyampaikan kabar itu. Inilah dunia sepakbola.

Ada tetesan air mata. Itu sangat normal sekali. Saya ini juga merupakan manusia biasa. Saya ini sudah bekerja sama dengan dia selama enam tahun lamanya dan dia itu bukan merukana sosok ayah ke dua bagi saya akan tetapi dia hampir saja seperti itu serta dia itu merupakan sosok orang yang sudah banyak membantu saya.